At Prayer


PALANGKA RAYA-Jumlah penduduk Kota Palangka Raya terus meningkat setiap tahun. Diperlukan perencanaan pembangunan yang seimbang oleh pemerintah kota. Hal itu agar menghindari permasalahan yang komplek dan berujung pada tata wilayah yang semerawut ataupun pembangunan yang tak merata di seluruh wilayah.

“Ini seperti kemacetan jalan, pertumbuhan bangunan yang tidak merata. Kemacetan akan terjadi jika kota ini tidak ditata dengan baik dan tidak adanya aturan yang tegas,” ujar A Komisi B DPRD Kota Palangka Raya At Prayer, belum lama ini.

Menurutnya, keseimbangan pembangunan perlu diperhatikan pemerintah kota. Seperti kawasan Pasar Besar, pusat perbelanjaan dan daerah lainya pada waktu tertentu jalan akan menyempit karena banyaknya kendaraan yang parkir dan tidak ada tempat parkir yang luas. Harusnya itu dapat dikaji atau diperhitungkan dulu dari segala aspek sehingga tidak benar-benar tidak masalah.

“Jadi keseimbangan antara pembangunan dengan perencanaan harus diperhatikan secara detail, guna meminimalisir munculnya masalah,” ungkapnya.

Politikus dari Partai Nasdem ini mengungkapkan, permasalahan kota harus diantisipasi dan dicegah sejak dini secara komprehensif. Kalau tidak dirancang dengan baik, jalan maupun pemukiman akan semkain padat dan macet.

“Jika ada macet pada waktu tertentu, artinya kurang diiringi dengan kapasitas infrastuktur jalan. Termasuk beberapa titik yang padat dan sempit,” ujar At Prayer.

Menurut At Prayer, hal tersebut seharusnya menjadi evaluasi dan bahan kajian bagi instansi terkait.

“Pembangunan terencana ini agar arah pemanfaatan lahan dapat dimanfaatkan secara optimal. Salah satunya adalah termasuk ketersediaan lahan parkir yang tidak mengganggu arus jalan,” pungkasnya. (ari/uni) 

You Might Also Like