Puluhan mobil antre akibat jalan Pangkoh Enam mengalami rusak berat, Sabtu (20/4). (HARTOYO/KALTENG POS)


PALANGKA RAYA- Puluhan mobil dan ratusan sepeda motor harus terhenti di Jalan Pangkoh, Desa Pangkoh 6, Kabupaten Pulang Pisau, Sabtu (20/4). Terganggunya aktivitas perjalanan tersebut disebabkan oleh parahnya kerusakan jalan Pangkoh menuju Maliku, yang telah dibiarkan begitu lama.

"Ini jalan sudah lama sekali tidak pernah diperbaiki. Sangat mengganggu perjalanan," Ujar Catur, warga Desa Pangkoh Enam, saat ditemui awak media sore kemarin.

Catur mengatakan, usulan ataupun saran kepada pemerintah Provinsi Kalteng sudah sering dilakukan namun belum ada tindak lanjut. "Kalau soal usulan sih, sering mas kami usulkan dan juga ajukan protes melalui beberapa anggota dewan, namun sampai sekarang tidak ada realisasi," jelasnya.

“Bahkan pemerintah sendiri dari provinsi beberapa kali melewati jalur ini dan mengalami hal yang sama,”tambah dia.

Pantauan awak media, sekitar terdapat 60 mobil besar dan kecil yang menunggu antrean untuk bisa keluar dari zona fatal tersebut. Antrian panjang dan banyaknya mobil minibus yang tidak mampu melewati jalan rusak tersebut memakan waktu hingga tiga jam.

Menariknya dari puluhan mobil yang macet, terdapat 20 puluh unit truk milik salah satu perusahaan sawit yang melewati daerah tersebut. Berkaitan dengan hal ini, pihak Dinas pekerjaan umum Provinsi Kalimantan Tengah belum memberikan respon ketika dihubungi oleh awak media sore hari kemarin. (old/aza)

You Might Also Like