Bupati Pulang Pisau Edy Pratowo bersama forkopimda saat melakukan peletakan batu pertama pembangunan gor di kawasan Stadion HM Sanusi, Kamis (1/8).


PULANG PISAU – Pembangunan gedung olahraga (Gor) di kawasan Stadion HM Sanusi mulai dilakukan. Pembangunan fasilitas olahraga indoor yang menelan anggaran sebesar Rp12 miliar lebih itu, ditandai peletakan batu pertama oleh Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo, Kamis pagi (1/8).

Dalam peletakan batu pertama itu, selain didampingi Plt Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Pulang Pisau Herto, bupati juga didampingi unsur forkopimda. Pembangunan gor itu direncanakan akan memakan waktu selama lima bulan ke depan.

Bupati mengungkapkan, gor tersebut akan dipergunakan untuk enam cabang olahraga. “Gor ini nanti untuk cabang olahraga tenis, basket, voli, bulu tangkis, sepak takraw dan futsal,” kata Edy kepada wartawan seusai peletakan batu pertama.

Menurut Edy, pembangunan fasilitas olahraga yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) itu tidak dapat dilakukan sekaligus langsung selesai. “Nanti harus ditata. Karena pembangunan ini dari DAK, selanjutnya akan kami dukung dengan anggaran dari APBD. Ini merupakan bentuk dukungan dari pemerintah daerah untuk penyediaan fasilitas olahraga di Pulang Pisau,” tegas Edy.

Bupati berharap, dengan semakin lengkapnya fasilitas olahraga itu maka akan semakin memacu prestasi olahraga di Bumi Handep Hapakat dan mampu bersaing dengan daerah lain. “Kita harapkan, semangat para atlet akan semakin terpacu untuk meningkatkan prestasinya,” harap Edy.

Selain itu, dia juga berharap, pembangunan gor itu cepat selesai seperti waktu yang ditetapkan. “Semoga pembangunan gor ini dapat berjalan dengan lancar dan pada Desember nanti bisa selesai,” tandasnya.

Sementara itu, Kajari Pulang Pisau Triono Rahyudi mengungkapkan, pelaksanaan proyek itu mendapat pendampingan TP4D dari Kejari Pulang Pisau. “Hal itu sesuai dengan permohonan Dispora untuk melakukan pendampingan pelaksanaan sampai pemeliharaan,” ujar Triono.

Dia menambahkan, dalam kegiatan tersebut sebelumnya ada beberapa kendala dan tantangan yang bersifat teknis. “Namun Alhamdulillah, berkat kerja maraton semua pihak terkait kendala dan tantangan itu bisa diselesaikan,” tegasnya. (art/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like