Beta Syailendra


PALANGKA RAYA-Dalam kunjungan kerja (kunker) Komisi C DPRD Kota Palangka Raya ke Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Palangka Raya. Pihaknya ingin mengetahui apa saja yang sudah dilakukan dan kendala yang dihadapi sampai saat ini dalam penanggulangan bencana di kota.

Terlebih Kota Palangka Raya beberapa bulan terakhir mengalami kemarau panjang yang berimbas pada kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang cukup parah bahkan diselimuti kabut asap yang pekat.

Dipimpin langsung oleh Ketua Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Beta Syailendra dan sejumlah anggota lainnya seperti Hasan Busyairi, Anna Agustina Elsye, Dudie B Sidau dan Sigit Widodo mendatangi kantor setempat. Serta disambut oleh Kepala Bidang Penanggulangan Bencana BPBD Henora Koffeno Nahan bersama Manager Pusdalops BPBD Mesta Sihotang.

“Jadi kami utamakan ke sini untuk melihat lebih dekat kendala apa saja dihadapi BPBD selama ini. Mengingat baru saja mengalami peristiwa karhutla dan juga kabut asap selama kemarau kemaren dan sekarang persiapan menghadapi musim hujan yang berpotensi banjir,” kata Ketua Komisi C Beta Syailendra.

Adapun dari penjelasan BPBD ungkap Beta, terkait dengan penataan struktur organisasi internal dari BPBD itu sendiri. Yang mana saat ini hanya memiliki dua bidang saja, sedangkan agar upaya preventif penanggulangan bencana bisa lebih maksimal seharusnya memiliki empat bidang.

“Agar lebih maksimal kinerjanya, memang BPBD harus memiliki empat bidang. Ini akan kami tampung dan kami bawa ke DPRD, dan juga yang berkaitan dengan legislasi juga akan disampaikan kepada alat kelengkapan DPRD yang berwenang,” kata Beta.

Politikus PAN ini, selain itu juga yang menjadi masukan dari mereka adalah terkait peningkatan sarana dan prasarana, SDM dan anggaran. Ketiga hal ini saling berkaitan dalam hal pendanaan, tentu akan dicarikan solusinya bersama-sama.

“Tentu inipun jadi perhatian kami di dewan bagaimana acara permasalahan kebencanaan ini betul-betul maksimal dilakukan oleh BPBD,” kata Beta.

Manager Pusdalops BPBD Kota Palangka Raya Mesta Sihotang dalam kesempatan tersebut juga turut memberikan masukan bagi pemerintah kota dan lembaga DPRD agar bisa dengan segera menyusun peraturan daerah (Perda) terkait penanggulangan bencana karhutla.(ari)

You Might Also Like