Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Kapuas Ary Egahni Ben Bahat mengunjungi salah satu fasilitas PLN yang ada di Taman Kota sekitar stadion Panunjung Tarung Kuala Kapuas, beberapa waktu lalu.(HUMAS UNTUK KALTENG POS)


KUALA KAPUAS – Bupati Kapuas Ben Brahim S Bahat sangat mengapresiasi dan menyambut baik kinerja PT PLN (persero) dalam pelaksanaan Program Listrik Desa yang dilaksanakan di seluruh Indonesia. Termasuk di Kabupaten Kapuas dengan tujuan untuk mengurangi jumlah desa yang belum menikmati listik PLN, sehingga mampu mendorong pertumbuhan ekonomi wilayah yang akan berperan dalam peningkatan pada taraf hidup masyarakat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Kepala Bappeda Kabupaten Kapuas Ahmad M Saribi dalam rilis yang disampaikan kepada Dinas Kominfo Kabupaten Kapuas, beberapa waktu lalu.

Saribi mengatakan bupati Kapuas mengucapkan terima kasih mewakili seluruh masyarakat Kabupaten Kapuas kepada pihak UPPK Kalteng sebagai pelaksana pembangunan infrastruktur kelistrikan dan juga pihak Unit Induk Wilayah (UIW) PLN Kalsel-Kalteng serta Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) PLN Kuala Kapuas. Pasalnya, telah memberikan pelayanan terbaik hingga pada tahun 2019 telah menyelesaikan pembangunan listrik di tujuh desa. Setelah sebelumnya pada tahun 2017 dan 2018 pekerjaan serupa telah melistriki 13 desa di Kabupaten Kapuas.

Bupati berharap agar Program Listrik Desa dapat terus terlaksana terutama di Kabupaten Kapuas yang masih banyak belum mendapat listrik.

“Mengingat luasnya wilayah dan masih terdapat 61 desa yang belum berlistrik dari 214 desa di Kabupaten Kapuas, saya tetap memberikan dorongan dan dukungan agar Program Listrik Desa dapat terus berjalan. Terutama  pada ibu kota Kecamatan Pasak Talawang dan Kecamatan Mandau Talawang yang belum teraliri listrik,” ucapnya dalam surat tersebut.

Lebih lanjut, ia menekankan kepada pihak PLN agar dapat berkoordinasi dengan unsur pemerintah ketika terjadi kendala saat dil apangan supaya dapat segera dicarikan jalan keluar, sehingga tidak menghambat kegiatan yang dilaksanakan. Ia juga mengimbau kepada masyarakat yang lahannya dilintasi proyek agar dapat merelakan dan tidak menuntut ganti rugi ketika tanamannya dipangkas dan ditebang saat pengerjaan jaringan listrik.

Kabupaten Kapuas menyimpan potensi energi baru terbarukan yang dapat dikembangkan dan dimanfaatkan bersama antara PT PLN (persero) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kapuas. Potensi tersebut antara lain rencana pembangunan bendungan di Desa Tumbang Manyarung yang dapat dikembangkan menjadi Pembangkit Listrik Tenaga Mikrohidro (PLTMH) maupun air terjun Masupa Ria yang dapat menjadi sumber energi Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA).

“Diharapkan kerja sama yang dapat terjalin baik antara Pemkab Kapuas dan PT PLN (persero) dapat terus terjaga dan ditingkatkan demi kepentingan dan kesejahteraan masyarakat,” pungkas bupati. (hmskmf/ila/iha/CTK)

You Might Also Like