Petugas Satpol PP Kobar mengamankan minuman keras serta pedagangnya di Pangkalan Bun, Selasa (8/10)


PANGKALAN BUN - Para pedagang minuman keras (miras) di Kotawaringin Barat sepertinya tidak pernah kapok. Walaupun beberapa kali digerebek hingga mengamankan minuman keras berbagai jenis, ternyata peredarannya masih saja marak. Bahkan para pedagang menjual minuman keras secara terang-terangan.

Melihat hal itu, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kobar pun bertindak. Petugas pengawal peraturan daerah itu mengerebek penjualan bebas miras di Pangkalan Bun, Selasa (8/10). Lima dua miras dari berbagai merek diamankan. Bahkan seorang pedagang bernama Padi (53) juga ikut diamankan. Warga Jalan Kawitan 1, RT 17, Kelurahan Sidorejo, Kecamatan Arut Selatan ini juga digelandang ke kantor Satpol PP Kobar, kemarin.

Kasatpol PP dan Damkar Kobar Majerum Perni mengatakan, penertiban itu sebagai upaya dan tindakan tegas terhadap maraknya peredaran minuman keras di daerah itu. Pedagang ditangkap setelah pihaknya mendapat laporan dari warga yang mengaku resah. Apalagi tempat penjualan miras itu berdekatan dengan sekolah. Dikhawatirkan dapat mengganggu para pelajar yang ada di sekitarnya.

"Setelah kami dapat laporan langsung diintai dan digerebek. Saat penggeledahan, ditemukan lima dus berisikan miras. Semua miras tidak boleh beredar di Kobar, tetapi masih saja ada yang nekat," tegasnya.

Dari lima dus berisi miras yang diamankan, diantaranya 17 botol ukuran 620 ml Guinnes, 22 botol ukuran 620 ml bintang, dan 7 botol ukuran 620 ml anggur merah. Barang bukti ini diamankan dan masih dilakukan pendalaman untuk mencari yang lainnya. Sedangkan pedagangnya masih dimintai keterangan.

"Kami tidak berhenti sampai di sini saja. Informasinya masih ada pedagang lainnya yang nekat mengedarkan miras. Kami akan tindak terus," ancamnya. (son/ens/ctk/nto)

You Might Also Like