Untuk mengetahui penyebab meninggalnya Nata, maka akan dilakukan ekshumasi dan nekropsi.. Aparat mengamankan terduga pelaku dengan barang bukti. (POLSEK GBA UNTUK KALTENG POS)


BUNTOK-Aparat Polres Barsel bersama Polsek Gunung Bintang Awai serta tenaga medis melakukan ekshumasi (pembongkaran kubur yang mana dilakukan guna kepentingan pemeriksaan secara ilmu kedokteran forensik), dan nekropsi (investigasi medis terhadap jenazah untuk memeriksa penyebab kematian), terhadap makam Nata, Senin (14/10).


Sebelumnya, Nata ditemukan tewas di hutan Gunung Usang, Desa Gurung Bintang Ara, Kecamatan Gunung Bintang Awai, 21 September lalu. Tewasnya Nata mengundang tanda tanya. Sebab, ia tewas dengan luka di dada yang dicurigai bekas tembakan.

"Dari hasil ini, dugaannya besar kemungkinan korban memang mengalami luka tembak yang mengenai pada bagian dada sebelah kiri, tembus sampai ke jantung," ungkap Kapolres Barsel AKBP Wahid Kurniawan melalui Kapolsek GBA Iptu Rahmat Saleh Simamora.

Guna menambah bukti, lanjutnya, bersama dengan Satreskrim Polres Barsel, pihaknya mengamankan sepucuk senjata rakitan dengan magasin yang berisi dua butir peluru aktif dan satu butir selongsong peluru yang sudah ditembakkan, serta mengamankan pelaku Roketson. “Kita sudah mengamankan tersangka penembakan yakni Roketson (54),” katanya.(ena/ami)

Loading...

You Might Also Like