Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo saat memberikan sambutan pada pengukuhan pegurus BWI Pulang Pisau di aula Kemenag Pulang Pisau, Selasa (15/10). (Foto: Kominfo)


PULANG PISAU – Bupati Pulang Pisau H Edy Pratowo menghadiri pengukuhan pegurus Badan Wakaf Indonesia (BWI). Edy menegaskan, kelahiran BWI merupakan perwujudan amanat yang digariskan dalam undang-undang nomor 41 tahun 2004 tentang wakaf.

“Kehadiran BWI sebagaimana dijelaskan dalam pasal 47 adalah untuk memajukan dan mengembangkan perwakafan di Indonesia dan untuk kali pertamanya keanggotaan BWI diangkat oleh presiden RI sesuai dengan keputusans presiden nomor 75/M tahun 2007 yang ditetapkan di Jakarta pada 13 Juli 2007,” kata Edy.

Jadi, lanjut Edy, BWI adalah lembaga independen untuk mengembangkan perwakafan di Indonesia yang dalam melaksanakan tugasnya bebas dari pengaruh kekuasan manapun serta bertanggung jawab kepada masyarakat,

“Begitu juga dengan perwakilan BWI Pulang Pisau yang baru saja dikukuhkan semoga mampu menjaga amanah untuk mengelola wakaf yang ada di Pulang Pisau betul-betul bisa dinikmati oleh umat dan memberikan kontribusi positif,” harap Edy.

Menurut Edy, hadirnya PBWI Pulang Pisau melengkapi organisasi independen sosial keagamaan yang ada di lingkungan kabupaten Pulang Pisau. “Ini juga telah disahkan oleh pemerintah melalui perundang-undangan,” tegasnya.

Edy menambahkan, melalui PBWI dan Kementerian Agama dapat bersinergi dengan pemerintah untuk bersama-sama mengelola dan menjaga asset tanah wakaf. “Karena ini merupakan amanah umat yang diharapkan bermanfaat untuk umat dan jangan sampai dibiarkan menjadi kerikil-kerikil yang berpotensi pada permasalahan umat,” pesan Edy.

Ia juga berharap, tanah wakaf itu dapat produktif sehingga dapat mendaatangkan kemaslahatan yang luas bagi umat. (art/ctk/nto)

Loading...

You Might Also Like