Indra Hassbullah siswa kelas X Mipa 4 MAN Kota Palangka Raya saat menerima piala lomba membuat cerpen Balai Bahasa Kalteng, Kamis (31/10).( HUMAS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Parikesit adalah seorang tokoh dari Wiracarita Mahabharata,  cucu dari Arjuna dan anak dari Abimanyu. Suatu ketika Parikesit mempunyai mimpi ingin menjadi seorang penari terkenal. Namun impian tersebut terpatahkan dengan keadaan fisiknya yang tidak bisa maksimal menari akibat dari kecelakaan yang ia alami.

Penggalan isi cerita pendek (cerpen) di atas adalah karya dari siswa MAN Kota Palangka Raya (Mankoraya) Indra Hassbullah yang meraih penghargaan harapan satu pada lomba membuat cerpen tingkat provinsi yang diadakan Balai Bahasa Kalteng, Oktober lalu.

Siswa kelas X Mipa 4 yang punya hobi menulis ini baru pertama kali ikut lomba membuat cerpen. Ia mendengar informasi lomba dari kawannya. “Alhasil alhamdulillah nama saya bisa masuk menjadi enam terbaik dari 950 pendaftar se-Kalteng,” ucap Indra dengan bangga.

Lomba membuat cerpen Balai Bahasa Kalteng ini terdiri dari pelajar SMP/MTs dan SMA/MA se-Kalteng yang diadakan secara online. Peserta harus mengisi formulir dan biodata secara online terlebih dahulu. “Setelah itu peserta diwajibkan membuat cerpen dengan tema bebas sebanyak enam halaman dengan waktu satu bulan,” ujar Indra.

Setelah selesai pembuatan cerpen langsung dikirimkan lewat email kepada panitia lalu diadakan penilaian dan penetapan juara. Indra Hassbullah mengucapkan terima kasih kepada guru- guru, terutama guru Bahasa Indonesia yang sudah mengarahkannya dalam penulisan cerpen.

Sementara itu, Kepala Mankoraya H Ahd Fauzi merasa bangga dengan anak-anak yang sudah mengharumkan nama madrasah di tingkat provinsi. “Semoga prestasi ini bisa ditingkatkan lagi hingga ke tingkat nasional,” pungkasnya.(ila/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like