Bupati H Eddy Raya Samsuri berjabat tangan dengan sejumlah Kepala Dinas di lingkup Pemkab Barsel sebelum memimpin rapat koordinasi di aula Bappeda Barsel, belum lama ini. (JENERI/ KALTENG POS)


BUNTOK- Wakil Bupati Barsel Satya Titiek Atyani Djoedir mengungkapkan, kebutuhan dari masyarakat yang daerahnya masuk areal operasi perusahaan wajib untuk diperhatikan. Perusahaan tidak boleh tutup mata dengan lingkungan sekitar.

 “Bentuk perhatian dapat dituangkan dalam bentuk pemberdayaan, kesempatan kerja, hingga penyediaan infrastruktur guna mendukung aktivitas masyarakat,” ujar Titiek Atyani Djoedir kepada Kalteng Pos (Grup Kaltengpos.co), Kamis (7/11).

Orang nomor dua di jajaran Pemkab Barsel itu mengatakan, perhatian kebutuhan bagi warga yang daerahnya masuk di areal lokasi operasional perusahaan sangat penting. “Pasalnya perbaikan terhadap tingkat kesejahteraan secara nyata menjamin kelancaran usaha yang dijalankan pengusaha itu sendiri,” terangnya.

Menurut dia, bahwa perhatian yang diberikan secara nyata melahirkan rasa saling memiliki dan menjaga, sehingga meminimalisir potensi kecemburuan dan gesekan sosial.

Wabup kembali menegaskan, agar perusahaan menerapkan perimbangan pekerja yang dianjurkan pemerintah yaitu 70 persen untuk tenaga kerja lokal dan sisanya dari luar daerah. (ner/uni)

Loading...

You Might Also Like