Anggota Komisi C DPRD Kota Palangka Raya Riduanto, membacakan pemandangan umum fraksi tentang tanggapan pidato wali kota Palangka Raya mengenai APBD tahun 2020, beberapa waktu lalu. (PROKOM PEMKO UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA-Keberadaan gelandang dan pengemis (gepeng) di Kota Cantik masih menjadi perhatian serius untuk Pemerintah Kota (Pemko) Palangka Raya. Berbagai macam upaya yang dilakukan untuk mengatasinya belum menunjukan hasil yang maksimal dan memuaskan.

Wakil Ketua I Komisi C DPRD Kota Palangka Raya M Hasan Busyairi mengatakan, harusnya pemko melakukan berbagai upaya dalam penanganan gepeng, termasuk berkoordinasi dengan instansi terkait saat terjaring razia dan melakukan pendataan. Sebab keberadaan Gepeng merupakan salah satu masalah kota berkembang, termasuk Kota Palangka Raya ini.

Keberadaan gepeng butuh penanganan serius dan komitmen semua pihak dalam penertiban, dan penanganannya juga harus terkonsep dengan baik,”tegasnya, kemarinB.

Menurutnya, pemko harus memiliki konsep penanganan yang jelas dengan membentuk tim yang terpadu dan terprogram hingga bisa sampai ketingkat kecamatan dan kelurahan dalam mengatasi beragam persoalan yang berkaitan dengan sosial kemasyarakatan.

“Berharap Palangka Raya bisa secepatnya steril dari gepeng, mungkin salah satunya dengan cara memberikan program pelatihan kepada merekase hingga gepeng memiliki keahlian dan tidak lagi turun ke jalanan,” ujar Hasan.(*pra/ari)

Loading...

You Might Also Like