Ilustrasi. (foto: net)


PANGKALAN BUN - BPOM Kotawaringin Barat (Kobar) menyita 109 ribu botol jamu tradisional di salah satu gudang yang ada di wilayah Pangkalan Bun. Jamu yang disita tersebut, bernilai sekitar Rp500 juta. Diamankannya barang ini, karena diduga tidak memiliki izin edar.

Kepala BPOM Kordon Tarigan mengatakan, apa yang dilakukan ini berawal dari informasi masyarakat bahwa ada kiriman jamu tradisional. Pengiriman ribuan jamu Klanceng ini didatangkan dari Semarang Jawa Tengah.

Pihaknya langsung melakukan koordinasi dengan pihak kepolisian dan langsung melakukan penggerebekan. Terbukti di gudang ditemukan kardus yang masih bersegel berisikan ribuan botol Klenceng.

"Kami sudah amankan beberapa botol jamu Klanceng yang masih utuh. Jamu tersebut diamankan karena diketahui tidak memiliki izin edar," katanya kemarin.

Kordon menegaskan, atas hasil penertiban ini BPOM dan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan. Hal ini dilakukan karena belum diketahui jamu ini milik siapa. Nantinya apabila diketahui tentunya akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku.

Bahkan para pelakunya akan menjalani proses hukum karena dianggap melakukan kesengajaan mengedarkan jamu terlarang. "Kami masih dalami dan proses untuk ditindaklanjuti," pungkasnya. (son/ami/nto)

Loading...

You Might Also Like