Kepala Kemenag Kota Palangka Raya Achmad Farichin ketika memberikan sambutan sebagai pembuka IHT di MTsN 1 Kota Palangka Raya.( HUMAS UNTUK KALTENG POS)


PALANGKA RAYA – Untuk meningkatkan kompetensi dan mengadapi Revolusi Industri 4.0 semangat tidak akan pernah berhenti karena telah menjadi komitmen bersama guru MTsN 1 Kota Palangka Raya. Tenaga pendidik alias guru di madrasah ini pun mulai diajarkan untuk menerapkan pembelajaran berbasis e-larning.

Hal tersebut dimulai dengan digelar In House Training (IHT) pembelajaran berbasis e-learning, pada 1-3 November 2019. IHT ini dihadiri langsung Kepala Kantor Kemenag Kota Palangka Raya Achmad Farichin M dengan didampingi oleh Ketua Pokjawas Kemenag Kalteng H Hormansyah, g beserta bapak/ibu para pengawas di lingkungan Kemenag Palangka Raya.

Dalam sambutanya, Achmad Farichin mengatakan perubahan dalam pendidikan merupakan tantangan bagi para pelaku dunia pendidikan khususnya guru sebagai tenaga pendidik yang secara professional memiliki tugas dan tanggung jawab untuk mendidik, mengajar, membimbing, melatih, menilai dan mengevaluasi. Rangkaian tugas ini, menjadi spirit bagi guru madrasah untuk meningkatkan kompetensi khususnya yang langsung berhubungan dengan kebutuhan siswa Madrasah masa kini.

Ia menambahkan karakteristik siswa yang semakin berkembang seiring dengan perkembangan zaman. Pengetahuan, pengalaman dan problem yang dihadapi oleh siswa semakin komplek. Hal ini disebabkan dengan adanya kemajuan teknologi yang semakin berkembang sehingga cara berpikir dan perilaku siswa pun mengalami pergeseran dari cara berpikir tradisional menjadi lebih maju dan modern.

“Oleh karena itu, bagi para penyelenggara pendidikan harus tanggap dan cepat untuk menyikapi perubahan terutama yang berhubungan langsung  dengan sarana yang menjadi kebutuhan siswa dalam memperoleh informasi pendidikan,” ujarnya.

Kepala MTsN 1 Kota Palangka Raya Rita Sukaesih pun mengatakan guru harus meningkatkan kompetensi terutama empat kompetensi dasar yang harus dimiliki oleh guru. Yakni, kompetensi pedagogik, kompetensi kepribadian, kompetensi sosial dan kompetensi professional. Empat kompetensi ini merupakan pilar utama dalam meningkatkan kualitas pendidikan oleh karena itu.

”Peran aktif guru dalam merespon perubahan sangatlah diperlukan apabila kita ingin mendapatkan siswa yang cerdas intelektual, emosi dan spiritual, “ucapnya.

Ia mengharapkan IHT ini dapat memberikan pengetahuan baru bagi guru di madrasah ini, sehingga dalam merencana dan melaksanakan aktivitas belajar mengajar lebih terarah, sistimatis. Sesuai tingkat perkembangan dan kebutuhan siswa. (ila/CTK)

Loading...

You Might Also Like