Petugas PDAM Bartim saat memasang penyambungan SR MBR di salah satu rumah warga di wilayah Kecamatan Dusun Timur, baru - baru ini. (FOTO HUMAS PDAM BARTIM)


TAMIANG LAYANG - PDAM di Kabupaten Barito Timur (Bartim) menarget 2.000 Sambungan Rumah (SR) Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) untuk menambah pelanggan. Hal tersebut direalisasikan melalui program penyambungan murah dengan biaya Rp 150 ribu.

Direktur PDAM Bartim Hendroyono mengatakan, program tersebut merupakan lanjutan program sebelumnya. Karena telah berjalan dan masih banyak warga enggan memasang dengan alasan beragam. "Program ini membantu masyarakat Bartim yang kesulitan air bersih dengan biaya minimal," kata Hendroyono, kepada Kalteng Pos, Minggu (17/11).

Menurut dia, target 2.000 SR MBR tersebut hingga tahun 2021. Sedangkan untuk cakupannya seluruh wilayah Bartim. Dia berharap, target itu bisa tercapai sesuai harapan.

"Bagi warga yang ternyata di kawasan tidak terdapat pipa induk, kami rencanakan ke depan untuk pemasangan pipa induk melalui usulan kepada dinas terkait," ungkapnya.

Dijelaskan Hendroyono, sebenarnya untuk program-program murah, masyarakat mesti bersabar. Lantaran PDAM mesti mencarikan investor untuk bisa membantu warga. "Itu terobosan sebagai upaya menambah persentase akses air minum kepada masyarakat," tegasnya. (log/ens)

Loading...

You Might Also Like