Jainal Abidin


MUARA TEWEH -  Masih banyak bekas galian tambang yang belum ditutup kembali atau direklamasi. Bertahun-tahun kawah-kawah yang berisi air (lubang bekas galian tambang) tersebut belum dilakukan reklamasi. Seharusnya, perusahaan bertanggung jawab dengan reklamasi kembali bekas galian itu.

"Seharusnya bekas galian tambang itu dilakukan reklamasi oleh pihak perusahaan, dipulihkan seperti semula,” kata Sekda Barito Utara Jainal Abidin saat sosialisasi dan inventarisasi data serta informasi lingkungan hidup untuk penyusunan RPPLH Provinsi Kalteng di aula Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (14/11) lalu.

Menurut sekda, kerusakan lingkungan menjadi perhatian bersama. Seharusnya semua pihak ikut menjaga, agar lingkungan bisa terjaga dari kerusakan.

Terkait izin-izin pertambangan, tambahnya, juga perlu dipikirkan. Apabila lokasi pertambangan berada di dalam sungai ataupun di tepi sungai, perlu dipertimbangkan terlebih dahulu sebelum melakukan aktivitas tambang serta mengeluarkan izin pertambangan.

“Disaring dulu izin-izin tersebut di tingkat desa dan kecamatan. Kalau izin pertambangan itu di tepian sungai, perlu dikaji sepuluh kali lipat terlebih dahulu. Karena itu nantinya bisa menimbulkan kerusakan lingkungan yang parah. Tujuannya, agar lingkungan hidup bisa tertata dengan baik,” harapnya. (dad/ens)

Loading...

You Might Also Like