Ilustrasi.NET


PULANG PISAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pulang Pisau menggelar rapat pimpinan tim evaluasi pengawasan realisasi anggaran (tepra). Kegiatan yang dilaksanakan di aula Bappedalitbang, Rabu (4/12) itu, dipimpin Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah (Sekda) Pulang Pisau H Saripudn.

Saat itu, Saripudin juga menyoroti masih adanya perangkat daerah yang lemah dalam penyerapan anggaran. “Bahkan salah satu kegiatan di satuan perangkat daerah tidak dapat dilaksanakan. Ini kan aneh,” tegas Saripudin.

Bahkan, lanjut dia, ada perjalanan dinas ada yang belum terserap yang anggarannya mencapai ratusan juta. “Padahal itukan yang merencanakan satuan perangkat daerah itu sendiri, tetapi tidak bisa terserap. Ini kan gendeng (gila, red). Bagaimana melakukan perencanaan sebelumnya kok sampai tidak terserap?” tanya Saripudin.

Untuk itu, Saripudin meminta agar untuk seluruh satuan perangkat daerah agar lebih serius dalam melaksanakan kegiatan yang sudah direncanakan. Khususnya, lanjut dia, terkait target pendapatan kas daerah. “Kami harapkan itu bisa terpenuhi,” pinta dia.

Selain itu, dia juga meminta kepada seluruh perangkat daerah di lingkup Pemerintah Kabupaten Pulang Pisau agar segera menyelesaikan rencana kerja dan anggaran (RKA) untuk tahun 2020.

Karena, lanjut dia, pimpinan (kepala daerah, red) menginginkan pada Januari nanti kegiatan harus segera bergerak. “Jangan sampai seperti tahun-tahun sebelumnya. Perencanaan di Januari tapi realisasi di Maret. Ini tidak boleh terulang. Penyerapan anggaran dan pelaksanaan kegiatan harus lebih cepat,” ujar Saripudin.

Ia juga mengaku tidak ingin pelaksanaan kegiatan dilakukan di akhir tahun. “Jangan sampai kegiaatan menumpuk di akhir tahun. Karena itu nanti kerjanya akan tergesa-gesa dan mempengaruhi kualitas. Selain itu, hal itu sangat mempengaruhi realisasi pembangunan dan serapan anggaran,” ucapnya. (art/ila/iha/CTK)

Loading...

You Might Also Like