HADIR: Sekertaris Komisi III DPRD Kotim H Bardiansyah (kanan) saat menghadiri rapat, beberapa waktu lalu. BAHRI /KALTENG POS


SAMPIT –Sekertaris Komisi III DPRD Kotim H Bardiansyah meminta Dinas Kesehatan (Dinkes) Kotim harus melakukan jemput bola. Hal ini untuk menekan penyebaran penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kotim ini.

”Kami sangat mendukung dinas terkait dengan gerakan sanitasi yang masih berjalan sampai saat ini, akan tetapi perlu adanya pengawasan secara intensif agar daerah-daerah yang rawan penyebarannya bisa terdeteksi secara dini,”ujar Bardiansyah, Selasa (28/1).

Bardiansyah juga menjelaskan, sudah cukup banyak korban atau pasien akibat gigitan nyamuk aedes aegypti itu. Terutama terhadap anak-anak.

“Sudah banyak korban, baik orang tua, muda. Bahkan yang lebih fatal lagi  anak-anak yang kita ketahui mereka tidak memiliki kekebalan tubuh seperti orang dewasa pada umumnya. Ini jelas harus menjadi perhatian sekaligus warning bagi kita,”ujarnya

Politikus Partai PDI Perjuangan ini juga mengatakan pemerintah daerah harus gencar melakukan sosialisasi yang melibatkan peran tenaga medis di setiap kecamatan hingga desa. Sosialisasi itu dirasakannya belum optimal.

“Kita perlu data titik mana yang rawan DBD, apa saja yang menyebabkan hal ini bisa terjadi, bisa jadi akibat kawasan permukimannya kumuh dan sebagainya, perlu adanya sterilisasi, karena dalam bulan ini banyak yang masuk rumah sakit karena DBD ini,”ujarnya.

Ia juga meminta pemerintahan daerah untuk lebih memperhatikan kebersihan di lingkungan masyarakat.

“Kita harus dorong, program sehat yang sudah ada di dinas terkait, program bersih juga ada di Dinas Lingkungan Hidup, visi dan misi dua instansi ini harus digalakkan dengan basis kerja sesuai dengan tupoksi mereka masing-masing,” pungkasnya. (bah/ila)

1

Editor :
Reporter :