Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya mengikuti rapat bersama Bupati dan Wakil Bupati Barito Utata dengan pengurus masjid terkait pelaksanaan ibadah salat Jumat berjaaah di Masjid. (Staf Wagub for Kaltengpos.co)


PALANGLA RAYA - Wakil Gubernur Kalteng Habib Ismail bin Yahya meminta pemerintah kabuapten/kota, pengurus masjid, dan jamaah harus disiplin dan memperhatikan protokol kesehatan, dengan dilonggarkannya pelaksanaan ibadah salat Jumat berjamaah di Majid. Itu penting, agar jamaah masjid yang melaksanakan salat berjamaah dapat tenang dan khusuk serta tidak menjadi wadah penuluran baru covid-19.

Itu disampaikan Wakil Gubernur Habib Ismail bin Yahya saat menghadiri rapat dengan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Barito Utara bersama pengurus masjid, terkait pelaksanaan ibadah salat Jumat berjamaah di Masjid. Pasalnya, Pemkab Barito Utara mulai melonggarkan aturan terkait larangan sementara salat Jumat di masjid.

"Kita mengapresiasi Pemkab Barut yang memberikan kelonggaran untuk melaksanakan ibadah salat berjamaah, khsususnya salat Jumat. Sebab, di Barut wabah covid-19 juga dapat diantisipasi dengan baik, sehingga penyebaran dapat ditekan," ucap Wakil Gubernur Habib Ismail bin Yahya.

Dia mengingatkan, walau pemerintah telah melonggarkan aturan pelaksanaan salat Jumat saat pandemi corona. Namun, masyarakat khususnya pengurus dan jamaah masjid agar disiplin terhadap protokol kesehatan mencegah penyebaran wabah covid-19.

"Kita harus disiplin dan taat terhadap protokol kesehatan. Jangan sampai kita jamaah atau masjadi menjadi tempat penularan baru. Karena itu, saya ingatkan agar kita pengurus dan jamaah masjid disiplin terhadap protokol kesehatan. Harus selalu gunakan masker, cuci tangan dengan sabun, tidak bersalaman dulu, membawa sejadah masing-masing, jaga jarak, dan masjid harus selalu dibersihkan. Dan upayakan setiap masjid harus ada alat pengukur suhu tubuh.  Dan lagi jamaah memang warga lingkungan sekitar masjid atau wilayah tersebut," ucapnya.

Menurut Mantan anggota DPD RI ini, dia harus mengingatkan karena masih banyak masyarakat yang kurang disiplin, sehingga rawan terkena wabah. “Anjuran pemerintah harus dilaksanakan dan pemerintah daerah juga memberikan arahan dan bimbingan serta memberikan pemahaman kepada warganya. Dan memang alhamdulillah untuk Barut masih terkendali dan saya sangat mengapresiasi pemerintah daerah,” pungkasnya. 

1 2

Editor :dar
Reporter : arj

You Might Also Like