Kepala Dinas Perhubungan Pulang Pisau, Jhon Oktoberiman


PULANG PISAU, KALTENGPOS.CO - Usulan pembangunan dermaga feri di Desa Badirih, Kecamatan Maliku telah disetujui kementerian Perhubungan RI. Hanya belum diketahui besaran alokasi anggaran yang akan dikucurkan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pulang Pisau (Pulpis), Jhon Oktoberiman, mengungkapkan, usulan dermaga feri itu nantinya untuk kendaraan roda empat. “Dengan adanya feri kendaraan roda empat yang menghubungkan Badirih-Maliku itu akan memperpendek jalur transportasi,” kata Jhon, Senin (26/10).

Khususnya, kata dia, dari Tahai ke wilayah kecamatan Maliku. Seperti Pangkoh V, Pangkoh VI, Pangkoh X dan Pangkoh IX. “Karena kalau melalui feri Palampahen-Pangkoh, maka harus memutar jauh,” ucapnya.

Begitu juga, lanjut dia, kalau harus melalui feri Mintin maka akan memutar lebih jauh. Karena harus melalui Jalan Tras Kalimantan, dan pada kilometer 14 Basarang, kabupaten Kapuas baru masuk ke jalan arah Tahai yang jaraknya sangat jauh.

“Saat ini feri dari Badirih-Maliku memang sudah ada. Namun hanya melayani kendaraan roda empat. Saat ini mobilitas masyarakat meningkat. Baik menggunakan kendaraan roda dua maupun empat,” kata Jhon.

Untuk itu, lanjut dia, pemerintah berusaha menjawab apa yang menjadi kebutuhan masyarakat. “Dengan semakin banyaknya feri makin memperbanyak alternatif pelayanan feri dan memperdekat jarak antar-daerah,” jelas Jhon.

Jhon menambahkan, keberadaan feri itu selain memaksimalkan pelayanan masyarakat juga bisa dijadikan sebagai sumber retribusi pendapatan asli daerah (PAD). “Jadi transportasi selain lancar, kita mendapat sumber PAD baru,” beber dia.

Dia mengaku bersyukur, apa yang menjadi usulan pihaknya itu mendapat respons Kemenhub. “Pembangunan dermaga feri di Desa Badirih disetujui dan akan dibangun pada 2021 mendatang,” tandasnya.

1

Editor : nto
Reporter : art